diktiku

Sorry, Sorry…

on 12 December 2011

Maafkan aku, aku adalah teman yang berhati buruk dan berpikiran dangkal. Yang dengan entengnya mengira kau menjauhiku, hanya karena perasaanku yang terlalu labil dan sensitif. Tidak seharusnya aku memiliki pemikiran picik semacam, “Kau menjauhiku, kau mulai mendiamkanku, kau membuat hatiku lemas, terluka seolah selaputnya robek.”

 

Hanya ini yang bisa aku lakukan sebagai wujud permintaan maafku, sekaligus curahan hatiku. Katakan sejujurnya bila tingkahku menyakitimu atau kataku melukaimu, tapi tolong jangan benci aku.

 

Maafkan aku, inilah ujian pertemanan.

 

Credit picture : sorryletters.org


2 Responses to “Sorry, Sorry…”

  1. Dini says:

    Arin, semangat ya? :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.